Belajar coding sejak kecil bisa jadi pengalaman yang seru sekaligus bermanfaat. Selain mengajarkan logika, anak juga belajar berpikir kreatif, memecahkan masalah, dan memahami bagaimana teknologi bekerja di sekitarnya. Untungnya, ada banyak aplikasi coding untuk anak yang dirancang khusus supaya anak-anak bisa belajar sambil bermain. Berikut beberapa rekomendasi yang cocok buat pemula dan mudah dipahami. Yuk, simak ulasan lengkapnya!
1. Scratch & Scratch Jr
Bagi anak-anak yang baru mengenal coding, Scratch menawarkan cara belajar yang seru dan intuitif. Anak bisa “merakit” animasi, cerita interaktif, atau game sendiri dengan blok-blok kode yang lucu dan mudah dipahami.
Untuk anak usia 5–7 tahun, Scratch Jr menyajikan versi lebih sederhana dengan tampilan ramah anak. Dengan platform ini, anak belajar dasar pemrograman tanpa harus pusing dengan kode teks yang rumit, sambil mengasah kreativitas dan logika.
2. Code.org
Kalau anak suka belajar sambil bermain game, Code.org punya banyak aktivitas interaktif yang mengajarkan coding lewat cerita dan tantangan seru. Dari konsep komputer dasar hingga pembuatan website sederhana, semuanya dikemas dengan cara yang menyenangkan.
Selain seru, Code.org sudah banyak digunakan di sekolah sebagai bagian dari kurikulum, lho. Anak tidak hanya belajar coding, tapi juga kemampuan kerja sama, logika, dan pemecahan masalah.
3. Tynker
Anak yang suka tantangan lewat game pasti akan senang dengan Tynker. Di sini, mereka bisa belajar membuat game dan proyek digital sendiri sambil memahami konsep pemrograman dari dasar hingga tingkat lanjut.
Metode berbasis proyek membuat anak lebih mudah mengingat pelajaran karena langsung mempraktikkan konsep yang dipelajari. Hasil kreasinya juga bisa dimainkan sendiri atau dibagikan ke teman.
4. Thunkable
Thunkable adalah platform belajar coding anak yang memungkinkan anak menciptakan aplikasi sendiri tanpa perlu mengetik kode yang rumit. Anak bisa menggunakan drag-and-drop untuk membuat aplikasi edukasi, game, atau alat bantu belajar bagi teman-temannya.
Website belajar coding anak ini melatih kreativitas sekaligus memberikan pengalaman praktis membuat aplikasi yang bermanfaat. Misalnya, anak bisa membuat aplikasi untuk mengatur jadwal belajar atau aplikasi sederhana yang membantu orang tua memantau aktivitas harian mereka.
5. Lightbot
Lightbot adalah game puzzle berbasis coding yang mengajarkan logika pemrograman melalui tantangan yang menyenangkan. Anak harus memerintahkan robot untuk bergerak dan menyelesaikan misi tertentu, sambil memahami urutan logika dan konsep coding dasar.
Permainan ini cocok untuk berbagai usia dan sangat menyenangkan karena anak belajar sambil bermain tanpa tekanan. Lightbot juga meningkatkan kemampuan problem solving anak dan membuat mereka memahami pentingnya langkah-langkah logis dalam menyelesaikan sebuah masalah.
6. Blockly
Blockly memungkinkan anak belajar coding dengan menyusun blok kode secara visual. Keunggulannya, anak juga bisa melihat kode di balik blok tersebut dalam bahasa pemrograman nyata seperti JavaScript atau Python.
Platform ini jadi jembatan yang baik bagi anak yang ingin melanjutkan belajar coding lebih dalam setelah memahami konsep dasar, sambil tetap merasakan belajar yang menyenangkan.
7. Hopscotch
Hopscotch memberi anak kebebasan berkreasi membuat game atau aplikasi sederhana dengan cara yang mudah dan seru. Komunitas Hopscotch yang aktif juga memungkinkan anak berbagi karya, belajar dari proyek teman, dan mendapatkan inspirasi baru.
Lingkungan belajar yang positif ini memotivasi anak terus bereksperimen, meningkatkan kreativitas, dan memahami konsep coding melalui pengalaman langsung.Jadi, belajar coding tidak harus membosankan, lho. Dengan aplikasi belajar coding anak, anak bisa mengembangkan kreativitas, logika, dan kemampuan problem solving sambil bersenang-senang. Yuk, coba beberapa platform ini, temukan yang paling cocok, dan dukung anak memulai perjalanan coding dengan cara yang menyenangkan dan interaktif!
