Pendaftaran program beasiswa LPDP selalu dinantikan setiap tahunnya oleh calon pendaftar dari berbagai latar belakang pendidikan. Program beasiswa di bawah naungan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini membuka kesempatan melanjutkan studi magister (S2) dan doktor (S3), baik di dalam maupun luar negeri. Lantas, kapan beasiswa LPDP 2026 dibuka? Yuk, cek perkiraan jadwal LPDP 2026 di artikel ini!
Kapan Beasiswa LPDP 2026 Dibuka?
Program beasiswa LPDP rutin dibuka setiap tahun dengan dua periode seleksi. Umumnya, seleksi tahap pertama berlangsung di awal tahun. Meski jadwal resmi belum diumumkan, calon pendaftar bisa mengacu pada pelaksanaan tahun sebelumnya sebagai gambaran jadwal LPDP 2026.
Pada seleksi tahap 1 LPDP 2025, pendaftaran dibuka pada pertengahan Januari hingga pertengahan Februari. Jika pola ini masih digunakan, maka pendaftaran LPDP 2026 tahap 1 kemungkinan besar akan dibuka pada Januari 2026. Karena itu, persiapan dokumen sebaiknya sudah mulai dilakukan sejak sekarang.
Berikut perkiraan timeline LPDP 2026 tahap 1 berdasarkan pelaksanaan tahun sebelumnya:
- Pembukaan pendaftaran: Januari–Februari 2026
- Seleksi Administrasi: Februari–Maret 2026
- Pengumuman hasil Seleksi Administrasi: Maret 2026
- Pengajuan sanggah: 3–5 hari setelah pengumuman
- Seleksi Bakat Skolastik: Maret–April 2026
- Pengumuman hasil Seleksi Bakat Skolastik: April 2026
- Seleksi Substansi: April–Mei 2026
- Pengumuman final: Mei–Juni 2026
- Periode perkuliahan paling cepat: Juli–Agustus 2026
Syarat Pendaftaran LPDP 2026
Sambil menunggu pengumuman resmi jadwal pendaftaran LPDP 2026, calon peserta sebaiknya mulai mencermati persyaratan beasiswa LPDP yang ditetapkan. Dengan memahami syarat sejak awal, kamu bisa mempersiapkan dokumen penting tanpa terburu-buru saat pendaftaran dibuka.
Perlu diketahui, LPDP memiliki beberapa jenis program beasiswa dengan ketentuan yang bisa berbeda-beda. Namun, salah satu yang paling banyak diminati adalah Beasiswa Reguler LPDP. Berikut ini persyaratan umum yang perlu dipenuhi oleh pendaftar Beasiswa Reguler LPDP 2026.
Persyaratan Umum
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Telah menyelesaikan studi sesuai jenjang beasiswa yang dituju, yaitu:
- Lulusan D4 atau S1 untuk beasiswa jenjang magister (S2).
- Lulusan S2 untuk beasiswa jenjang doktoral (S3).
- Lulusan D4 atau S1 untuk beasiswa langsung doktor.
- Lulusan D4 atau S1 untuk beasiswa jenjang magister (S2).
Ketentuan Beasiswa Langsung Doktor
Bagi pendaftar jalur D4/S1 langsung doktor, wajib memenuhi ketentuan berikut:
- Memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi tujuan.
- Memenuhi seluruh kriteria persyaratan pendaftar jenjang doktor (S3) Beasiswa LPDP.
Ketentuan Jenjang Studi
- Pendaftar yang telah menyelesaikan studi S2 tidak diperkenankan mendaftar beasiswa jenjang magister.
- Pendaftar yang telah menyelesaikan studi S3 tidak diperkenankan mendaftar beasiswa jenjang doktoral.
Persyaratan Administratif dan Dokumen
- Melampirkan surat rekomendasi, baik dari akademisi bagi pendaftar yang belum bekerja maupun dari atasan bagi pendaftar yang sudah bekerja.
- Memilih perguruan tinggi dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
- Beasiswa hanya berlaku untuk kelas reguler, dan tidak mencakup kelas eksekutif, kelas karyawan, kelas jarak jauh, kelas khusus, kelas internasional tujuan dalam negeri, kelas di luar perguruan tinggi induk, atau kelas lain yang tidak sesuai ketentuan LPDP.
- Mengisi profil diri secara lengkap melalui formulir pendaftaran online.
Persyaratan Substansi
- Menulis Personal Statement tanpa format khusus.
- Menulis komitmen kembali ke Indonesia serta rencana kontribusi setelah menyelesaikan studi.
- Menyusun proposal penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktoral.
Tahapan Seleksi LPDP
Seleksi Beasiswa LPDP terdiri dari beberapa tahapan yang harus diikuti secara berurutan. Setiap tahap memiliki sistem penilaian tersendiri dan bersifat gugur, sehingga peserta perlu mempersiapkan diri dengan matang sejak awal.
1. Seleksi Administrasi
Tahap awal seleksi LPDP adalah pemeriksaan kelengkapan dan keabsahan dokumen yang diunggah saat pendaftaran. Pada tahap ini, panitia akan memverifikasi data diri, riwayat pendidikan, surat rekomendasi, serta dokumen pendukung lainnya. Peserta dengan dokumen yang tidak lengkap atau tidak sesuai ketentuan akan langsung gugur dan tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
2. Seleksi Substansi (Esai)
Peserta yang lolos Seleksi Administrasi akan dinilai melalui esai yang telah dikirimkan saat pendaftaran. Penilaian difokuskan pada isi dan kualitas esai, yang umumnya mencakup rencana studi, komitmen kontribusi untuk Indonesia, serta pengalaman kepemimpinan. Pada tahap ini, kejelasan tujuan, relevansi rencana studi, dan konsistensi visi menjadi poin penting penilaian.
3. Seleksi Wawancara dan Leaderless Group Discussion (LGD)
Tahap selanjutnya adalah seleksi substansi lanjutan yang terdiri dari dua bagian, yaitu LGD dan wawancara.
- Leaderless Group Discussion (LGD) merupakan diskusi kelompok tanpa pemimpin yang bertujuan menilai kemampuan komunikasi, kerja sama tim, cara berpikir kritis, serta kemampuan menyelesaikan masalah dalam situasi kelompok.
- Wawancara dilakukan oleh panel pewawancara dari berbagai latar belakang. Pada sesi ini, peserta akan digali lebih dalam terkait motivasi melanjutkan studi, rencana akademik, karakter pribadi, serta komitmen untuk berkontribusi bagi Indonesia setelah lulus.
4. Pengumuman Kelulusan
Peserta yang berhasil lolos seluruh tahapan seleksi akan diumumkan sebagai penerima Beasiswa LPDP. Selanjutnya, penerima beasiswa wajib mengikuti Pembekalan Awal (On Boarding) sebelum memulai masa studi sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Mengetahui perkiraan jadwal dan syarat pendaftaran menjadi langkah penting sebelum mengikuti seleksi beasiswa LPDP. Jika kamu masih bertanya kapan beasiswa LPDP 2026 dibuka, pantau terus pengumuman resmi melalui situs dan media sosial LPDP Kemenkeu. Sambil menunggu jadwal pasti, manfaatkan waktu yang ada untuk memperkuat persiapan agar siap bersaing saat pendaftaran resmi dibuka!
